Semua Wanita Akan Merasakan Dan Memiliki Jiwa Keibuan

Semua Wanita Akan Merasakan Dan Memiliki Jiwa Keibuan

Saat menjadi orang tua, ada banyak hal yang akan berubah. Pertama kali menjadi orang tua, akan ada perasaan-perasaan dimana ada perasaan khawatir yang berlebih. Ada perasaan dimana ada rasa ingin menjaga dan melindungi seseorang yang amat sangat. Pertama kali memiliki anak, apalagi seorang ibu, dia bisa melakukan apapun untuk itu. Dia bisa melakukan banyak hal untuk bisa melindungi anaknya, untuk membuat anaknya aman dan nyaman, dan jauh dari kata sulit. 

Semua Wanita Akan Merasakan Dan Memiliki Jiwa Keibuan

Akan ada perasaan seorang ibu yang muncul. Sehingga semua perempuan akan memiliki aura atau jiwa keibuan. Dimana jiwa keibuan itu seperti memiliki perasaan ingin melindungi, ingin menjaga sesuatu. Ingin memastikan sesuatu berjalan dengan baik. Ingin memastikan semua orang tidak merasa kekurangan. Terutama keluarga intinya, seperti suami dan anaknya. Dia akan memastikan agar tidak ada satupun yang kekurangan dan merasa kurang. Dan itulah ibu, jiwa keibuan itu tidak bisa dihindari. Karena semua orang akan mengalaminya. Dan saat seseorang sudah mengalami hal tersebut. Akan ada perasaan penuh cinta dan kasih dalam dirinya, dan itu tidak bisa dikatakan dengan kata-kata. 

Tapi semua itu akan dirasakan. Baik oleh orangnya langsung atau orang lain. Orang sekitar kita akan merasakan perasaan keibuan itu yang tumbuh. Dan nikmati itu. Karena orang akan senang dengan sifat seperti itu. Ada juga orang yang belum menjadi ibu, tapi sudah memiliki sifat keibuan. Dan itu adalah hal baik, dan jarang orang akan ada orang seperti ini. Jika ada seseorang yang bisa bersikap dan memiliki naluri seperti keibuan padahal dia belum menjadi ibu, berarti, apa yang ibunya ajarkan dan arahkan semua tersampaikan dengan baik pada anak. Sehingga anak bisa meng copy-paste apa yang dilakukan ibu.

Karena anak akan mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tua. Dan itulah yang akan dipraktekan dan dilakukan oleh si anak. Dan itu akan berjalan begitu dan seterusnya. Jadi jika seorang anak bisa menjadi atau melakukan sesuatu yang sama persis dengan apa yang orang tua lakukan. Berarti orang tua melakukan pekerjaan dengan baik. Mereka bisa mengarahkan dengan baik, sehingga anak bisa mengerti dengan baik apa yang dimaksud dan diinginkan oleh orang tua.