SAYURAN HIDROPONIK ATAU SAYURAN ORGANIK, MANAKAH YANG LEBIH BERNUTRISI?

Sekarang ini sayuran hidroponik sedang naik popularitasnya, tekhnik penanaman dengan metode hidroponik tidak perlu memerlukan area yang sangat luas untuk lahan yang sempit juga tidak menjadi masalah. Tanaman sayuran hidroponik ini tidak di tanaman harus menempel pada tanah, meskipun begitu tanaman ini tentunya memiliki nutrisi yang sama bagusnya dengan sayuran lainnya. Bahkan sayuran yang di tanam secara hidroponik ini tidak sedikit yang menjadikannya sebagai suatu bisnis yang bisa menjanjikan dengan menghasilkan keuntungan jutaan rupiah. Sekarnag ini juga sudah banyak yang menganggap hidroponik ini sebagai tanaman yang bercocok tanam di jaman yang semakin modern ini.

Keunggulan sayuran sayuran yang di tanam dengan cara hidroponik tentunya sangat berbeda dengan sayuran yang di tanam secara organik yang di budidayakan tanpa menggunakan bahan kimia atau lainnya, salah satunya termasuk antibiotik dan di tanam menggunakan media tanah. Sedangkan untuk sayuran hidroponik ini justru penanamannya tergantung pada jenis kondisi tanah dan tidak memerlukan lahan yang luas.

Selain itu juga tanaman hidroponik ini tidak bergantung pada iklim tanah karena pertumbuhannya tergantung kepada sistem oksigen, filtrasi air dan mineral. Media tanam yang utaman untuk penanaman sayur hidroponik ini adalah memiliki air dengan tingkat sterilisasi yang lebih mudah di pantau. Unsur hara untuk sayuran hidroponik ini bisa memberikan bentuk ion yang dapat teresap langsung oleh tanaman, sayuran hidroponik ini biasanya juga sangat aman dari serangga hama.

Perlu di ingat kembali bahwa tanaman hidroponik ini tidak memerlukan pestisida untuk melindungi dari berbagai serangan serangga hama dan penyakit, ini yang menjadikan tanaman yang satu ini memiliki tingkat nutrisi yang tinggi dan bahkan dibandingkan dengan sayuran konvensial.

Sebagai catatan juga bahwa sayuran hidroponik ini bisa menghasilkan vitamin mereka sendiri, bahkan bagi yang membudidayakan tanaman ini bisa menambahkan elemen seperti magnesium, kalsium atau juga bisa menghasilkan elemen kecil juga seperti zat besi dan zinc. Biasanya juga sayuran hidropoinik ini bisa tumbuh lebih segar dan besar, selain itu juga memiliki masa panen yang lebih cepat karena memiliki nutrisi secara maksimal pada saat masa penanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *